"bunga tidur pembatal janji" yohannes sirgar tergeletak tak bergerkak bagai batu tertimbun tanah pikirnya entah kemana jauh dari raganya surga kapas menjadi sandaran terlelap anginpun mengusir ruangan yg pengap sedikit-sedikit matanya mulai gelap raganya pun terlelap alam bawah sadar membuatnya bernaung heran pikirannya panik hatinya merenung bunga tidurpun membuat jiwanya terkurung berontak jiwanya membuat raganya terhubung matanya terbuka dengan rasa kecewa dihati sadarnya waktu telah melewati janji kekasihnya tak membalas pesan yang ia kirim lagi dan lagi sekarang dan penghujung hari membuat ia merasa sepi