Egoku
Bego(yohannes siregar)
Duduk dipangkuan ubin yang dingin.hayalku
melambung jauh,jauh terbawa angin yang sedang menentukan arahnya.entah apa yang
kuhayalkan,lamunku disambut daun yang jatuh dari tempat tinggalnya.
Daun
sangat sedih,diam tak bisa berbuat apa-apa.daun berharap angin
bertanggung jawab atas perlakuannya yang angin buat sehingga daun terjatuh,dan
kulihat angin itu merasa bersalah lalu membawa daun terbang,dan daunpun merasa
senang karena ia merasa seperti angin yang terlihat.sedihnya hilang terkalahkan
oleh gembiranya ia terbang,lalu ia berterimakasih kepada angin.
Dan aku merasa iri terhadap daun,kenapa hanya
dirinya yang dapat terbang bebas.padahal kita memiliki kesamaan,yaitu sama-sama
jatuh dari kondisi yang nyaman.
Aku pun berteriak kepadanya dengan sangat
kesal,mengapa hanya dia yang kau berikan kegembiraan,aku juga ingin sepertinya
terbang bebas menghilang sedih yang ku
derita walau hanya sebentar,lalu angin itu berkata;aku hanya merasa bersalah
karena telah membuat daun itu terjatuh,dan yang membuatmu jatuh bukanlah aku!.
Dan apakah kau kurang puas?,setiap hari aku membawakan udara segar untuk dirimu
tetap hidup.apakah itu kurang?,bahkan dirimu tak bertrimakasih sedikit pun aku
tetap memberikan udara itu.
Dan
akupun terdiam membisu.tak sempat diriku bertrimakasih,angin pergi
menghempaskan udara.dan aku hanya bisa menyesali egoku ini.
Komentar
Posting Komentar